Dies Natalis ke-65 SMANSA

Pekalongan, 15 September 2017. Hari ini seluruh warga SMA 1 Pekalongan merayakan ulang tahun SMANSA yang ke-65 dengan diawali kegiatan senam bersama di lapangan utama sekolah. Kegiatan yang dimulai pada pukul 7:30WIB ini berlangsung dengan sangat meriah dan enerjik karena gerakan senam yang dipandu tiga instruktur sanggup membuat warga SMANSA semakin bersemangat untuk mengikuti rangkain kegiatan Diesnatalis yang meliki nama kegiatan “SMANSA LA VIDA”.

Kegiatan yang dimulai dari hari Jum’at dan berakhir pada hari Sabtu 16 September 2017 ini dilaksanakan sepenuhnya di sekolahan dengan mengikutkan berbagai sponsor pendukung acara seperti Bukalapak, Honda 56 Motor dan masih banyak lainya.

Pada sambutan pembukaan rangkaian acara Diesnatalis ke-65 SMANSA ini, Pak Riyanto selaku waka kesiswaan menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mendukung terselenggaranya acar diesnatalis ke-65 SMANSA ini.

Tidak seperti diesnatalis sebelum-sebelumnya yang mendatangkan artis ibukota, pada diesnatalis kali ini kita kedatangan alumni SMANSA yang telah sukses dengan bisnis dalam bidang teknologi yaitu Muhammad Fajrin Rasyid selaku CFO dan Co-Founder dari situs jual beli daring bukalapak.com.

Mas Fajrin begitu biasanya kartiniasn memanggilnya agar lebih akrab pada kesempatan diesnatalis kali ini menjadi pembicara pada acara seminar kewirausahaan yang diikuti oleh kartinis dan juga bapak/ibu guru. Seminar yang berlangsung dari jam 9 hingga jam 11 siang ini berjalan dengan sangat lancar dan penuh antusiasme dari peserta yang mengikuti.

Salah satu hal yang disampaikan oleh Mas Fajrin kenapa menjadi pengusaha adalah karena dari menjadi pengusaha maka kita bisa menolong orang lain dengan menjadikan orang lain memiliki lapangan pekerjaan dan penghasilan dari usaha yang kita jalani. CFO dari bukalapak.com yang telah memiliki kurang lebih 900 karyawan ini juga menyampaikan pengalamannya ketika masih menjadi siswa di SMANSA pada tahun 2002-2004 yang menurut pengakuanya sendiri beliau adalah tergolong siswa yang pendiam pada waktu masih di SMANSA dulu. Meskipun pendiam, Mas Fajrin tergolong siswa yang berprestasi karena pernah mewakili SMANSA mengikuti olimpiade Matematika Nasional dan berhasil meraih mendali perak hingga akhirnya berhasil kuliah di ITB dan mendapatkan perdikat Honorable Mention ketika acar wisuda kelulusannya dari ITB dengan IPK 4,0.

Selain acara seminar, pentas seni siswa dan bazar (Sabtu, 16 Oktober 2017) kartinians juga memberikan bakti sosial kepada masyarkat sekitar SMANSA berupa sembako yang didapat dari para donatur dan sponsor yang ikut berkerja sama dalam diesnatalis ini.

Leave a Reply

%d bloggers like this: